Sunday, September 14, 2014

KEBAHAGIAAN

Matahari bersinar cerah di pagi yang begitu indah. Seorang lelaki bernama Abi terbangun dari tidurnya. Abi adalah orang yang kaya raya. Dia memiliki segala hal yang pasti diimpikan oleh banyak orang di dunia. Mobil termewah sudah dimilikinya, begitu juga rumah termewah yang sudah menjadi tempat tinggalnya. Akan tetapi, dia tidak pernah merasa bahagia. Abi hidup sendiri, hanya ditemani oleh pembantu pembantu yang bekerja di rumah mewahnya. Sehari-hari dia selalu cemberut karena merasa tidak bahagia.
“Bagaimana caranya aku bisa bahagia?” Pikirnya. Dia tidak memiliki teman ataupun sahabat karena semua orang yang dia kenal memilih untuk menjauhinya. Abi adalah orang yang hanya memikirkan diri sendiri, jadi tidak heran jika tidak ada yang menyukainya. Walaupun begitu, penampilan luarnya menarik. Dengan gaya rambut masa kini dan pakaiannya yang selalu bagus dan rapi, orang pasti akan tertarik untuk menjadi teman tetapi setelah kenal, mereka menjauh.
Setelah berpikir, Abi memutuskan untuk mengunjungi beberapa orang hebat yang menurut dia bisa membantu memecahkan masalahnya. Dia pergi ke rumah paman terdekatnya yang sudah lama tak dijumpainya untuk bertanya namun hasilnya sangat mengecewakan. Tetapi, Abi tidak berputus asa. Dia terus berusaha karena masih ada beberapa orang lagi yang ingin dikunjungi. Salah satunya adalah, teman ayahnya yang juga kaya raya. Sayangnya, hasilnyapun mengecewakan. Teman ayahnya berkata bahwa jika sudah memiliki harta yang melimpah, pasti sudah bahagia.
Abi mulai jengkel karena setiap orang yang dikunjunginya tidak bisa membantu. Untungnya masih ada satu orang lagi yang bisa dikunjungi. Dialah yang disebut Bapak Tua. Dia dikenal banyak orang sebagai seorang yang selalu memiliki jawaban untuk segalanya. Abi tidak ingin memiliki harapan yang tinggi karena takut kecewa. Dia bertanya, “Bapak, bagaimana caranya agar bisa bahagia?”
Bapak itu terkejut karena pertanyaan Abi lalu tersenyum. Abi sudah tidak sabar untuk mendapatkan jawaban Bapak Tua ini.
“Abi, bahagia itu datang dari perilaku kita sendiri. Jika kita tidak mementingkan diri sendiri, suka menolong orang lain, selalu bersyukur dan tidak sering mengeluh tentang apapun, pasti orang akan bahagia.” Setelah Abi mendengarkan jawaban Bapak Tua itu, dia terdiam seperti merenung. Dalam renungannya itu semua perbuatan yang pernah dia lakukan kembali dalam ingatannya. Dia menyadari bahwa jarang sekali dia melakukan perbuatan baik. Setelah itu, Abi berterima kasih kepada Bapak Tua dan segera kembali ke rumah mewahnya.

Sesampainya di rumah, matahari sudah terbenam. Abi merasa seperti orang yang berbeda. Dia tahu apa yang harus dilakukannya agar bahagia. Pada akhirnya, Abi tersenyum.

7 comments:

  1. Permasalahan yang diangkat dalam cerpen ini sangat brilian! Cerpen ini memutuskan persepsi orang bahwa kebahagiaan hanya timbul dengan uang. Pembaca dapat menyadari bahwa kebahagiaan bisa diraih oleh siapa saja.

    ReplyDelete
  2. Cerpen ini sangat sederhana dan jelas, menyampaikan pesannya dengan cerita yang mudah dicerna yang sesuai dengan target pembacanya, yaitu anak-anak. Pesan dan moral yang terkandung di cerita ini dapat dipegang pembaca hingga dewasa nantinya.

    ReplyDelete
  3. Menurut saya cerpen yang singkat ini sangat baik, karena dengan cerpen yang singkat ini kita mendapat moral yang sangat berguna untuk seluruh kalangan, saya yang remaja mendapat moral yang sangat berguna untuk saya saat ini, walau target pembacanya anak-anak tapi pesan moralnya untuk banyak kalangan. Terima kasih untuk cerpen yang sangat baik ini ya!!

    ReplyDelete
  4. Menurut saya cerpen yang singkat ini sangat baik, karena dengan cerpen yang singkat ini kita mendapat moral yang sangat berguna untuk seluruh kalangan, saya yang remaja mendapat moral yang sangat berguna untuk saya saat ini, walau target pembacanya anak-anak tapi pesan moralnya untuk banyak kalangan. Terima kasih untuk cerpen yang sangat baik ini ya!!

    ReplyDelete
  5. Opini saya adalah cerpen ini sangat bagus dan memotivasi pembacanya, terlbih lagi kepada target pembaca cerpen ini yitu anak-anak. Dengan cerita yang mudah dipahami dan mengerti, moral dan inti dari cerita ini sangat influensial kepada semua pembacanya, muda maupun tua. Top Markotop.

    ReplyDelete
  6. Cerita ini memiliki inti yang bagus, walaupun akhiran cerita bisa memberikan kata-kata yang lebih dalam agar lebih menarik. Walaupun cerita ini memiliki target pembaca anak-anak mereka juga akan tetap mengerti moral, dari cerita ini dan akan sangat berguna untuk mereka ingat.

    ReplyDelete
  7. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete