Matahari bersinar cerah di pagi yang begitu
indah. Seorang lelaki bernama Abi terbangun dari tidurnya. Abi adalah orang yang kaya raya. Dia memiliki
segala hal yang pasti diimpikan oleh banyak orang di dunia. Mobil termewah
sudah dimilikinya, begitu juga rumah termewah yang sudah menjadi tempat
tinggalnya. Akan tetapi, dia tidak pernah merasa bahagia. Abi hidup sendiri,
hanya ditemani oleh pembantu pembantu yang bekerja di rumah mewahnya. Sehari-hari
dia selalu cemberut karena merasa tidak bahagia.
“Bagaimana caranya aku bisa bahagia?”
Pikirnya. Dia tidak memiliki teman ataupun sahabat karena semua orang yang dia
kenal memilih untuk menjauhinya. Abi adalah orang yang hanya memikirkan diri
sendiri, jadi tidak heran jika tidak ada yang menyukainya. Walaupun begitu,
penampilan luarnya menarik. Dengan gaya rambut masa kini dan pakaiannya yang
selalu bagus dan rapi, orang pasti akan tertarik untuk menjadi teman tetapi
setelah kenal, mereka menjauh.
Setelah berpikir, Abi memutuskan untuk
mengunjungi beberapa orang hebat yang menurut dia bisa membantu memecahkan
masalahnya. Dia pergi ke rumah paman terdekatnya yang sudah lama tak
dijumpainya untuk bertanya namun hasilnya sangat mengecewakan. Tetapi, Abi
tidak berputus asa. Dia terus berusaha karena masih ada beberapa orang lagi yang
ingin dikunjungi. Salah satunya adalah, teman ayahnya yang juga kaya raya.
Sayangnya, hasilnyapun mengecewakan. Teman ayahnya berkata bahwa jika sudah
memiliki harta yang melimpah, pasti sudah bahagia.
Abi mulai jengkel karena setiap orang yang
dikunjunginya tidak bisa membantu. Untungnya masih ada satu orang lagi yang
bisa dikunjungi. Dialah yang disebut Bapak Tua. Dia dikenal banyak orang
sebagai seorang yang selalu memiliki jawaban untuk segalanya. Abi tidak ingin
memiliki harapan yang tinggi karena takut kecewa. Dia bertanya, “Bapak,
bagaimana caranya agar bisa bahagia?”
Bapak itu terkejut karena pertanyaan Abi
lalu tersenyum. Abi sudah tidak sabar untuk mendapatkan jawaban Bapak Tua ini.
“Abi, bahagia itu datang dari perilaku kita
sendiri. Jika kita tidak mementingkan diri sendiri, suka menolong orang lain,
selalu bersyukur dan tidak sering mengeluh tentang apapun, pasti orang akan
bahagia.” Setelah Abi mendengarkan jawaban Bapak Tua itu, dia terdiam seperti
merenung. Dalam renungannya itu semua perbuatan yang pernah dia lakukan kembali
dalam ingatannya. Dia menyadari bahwa jarang sekali dia melakukan perbuatan
baik. Setelah itu, Abi berterima kasih kepada Bapak Tua dan segera kembali ke
rumah mewahnya.
Sesampainya di rumah, matahari sudah
terbenam. Abi merasa seperti orang yang berbeda. Dia tahu apa yang harus
dilakukannya agar bahagia. Pada akhirnya, Abi tersenyum.
Permasalahan yang diangkat dalam cerpen ini sangat brilian! Cerpen ini memutuskan persepsi orang bahwa kebahagiaan hanya timbul dengan uang. Pembaca dapat menyadari bahwa kebahagiaan bisa diraih oleh siapa saja.
ReplyDeleteCerpen ini sangat sederhana dan jelas, menyampaikan pesannya dengan cerita yang mudah dicerna yang sesuai dengan target pembacanya, yaitu anak-anak. Pesan dan moral yang terkandung di cerita ini dapat dipegang pembaca hingga dewasa nantinya.
ReplyDeleteMenurut saya cerpen yang singkat ini sangat baik, karena dengan cerpen yang singkat ini kita mendapat moral yang sangat berguna untuk seluruh kalangan, saya yang remaja mendapat moral yang sangat berguna untuk saya saat ini, walau target pembacanya anak-anak tapi pesan moralnya untuk banyak kalangan. Terima kasih untuk cerpen yang sangat baik ini ya!!
ReplyDeleteMenurut saya cerpen yang singkat ini sangat baik, karena dengan cerpen yang singkat ini kita mendapat moral yang sangat berguna untuk seluruh kalangan, saya yang remaja mendapat moral yang sangat berguna untuk saya saat ini, walau target pembacanya anak-anak tapi pesan moralnya untuk banyak kalangan. Terima kasih untuk cerpen yang sangat baik ini ya!!
ReplyDeleteOpini saya adalah cerpen ini sangat bagus dan memotivasi pembacanya, terlbih lagi kepada target pembaca cerpen ini yitu anak-anak. Dengan cerita yang mudah dipahami dan mengerti, moral dan inti dari cerita ini sangat influensial kepada semua pembacanya, muda maupun tua. Top Markotop.
ReplyDeleteCerita ini memiliki inti yang bagus, walaupun akhiran cerita bisa memberikan kata-kata yang lebih dalam agar lebih menarik. Walaupun cerita ini memiliki target pembaca anak-anak mereka juga akan tetap mengerti moral, dari cerita ini dan akan sangat berguna untuk mereka ingat.
ReplyDeleteThis comment has been removed by the author.
ReplyDelete